Pada postingan sebelumnya sudah mengulas tentang operasi penjumlahan dan pengurangan pada bentuk aljabar. Perlu Anda ingat kembali bahwa pada perkalian bilangan bulat akan berlaku sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan, yaitu a(b+c) = (ab)+(ac) dan sifat distributif perkalian terhadap pengurangan, yaitu a(b – c) = (ab) – (a c), untuk setiap bilangan bulat a, b, dan c. Bagaimana dengan bentuk aljabar, apakah berlaku juga dengan sifat distributif terhadap penjumlahan dan sifat distributif terhadap pengurangan?
Al Khwarizmi
Bapak Aljabar, Inspirasi bagi banyak kalangan.
Kalender Mini
Produk kerjinan kreatifitas dari anak-anak SMP untuk belajar tentang wirausaha.
Sagusablog 45
Satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG) merupakan salah satu kegiatan yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Indonesia.
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 23 Juli 2020
Penjumlahan dan Pengurangan Pada Bentuk Aljabar
Operasi hitung pada bentuk aljabar sama seperti operasi hitung pada bilangan bulat yang meliputi: penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan perpangkatan. Nah pada postingan ini Mafia Online hanya membahas tentang penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
Bentuk dan Unsur-Unsur Aljabar
Tahukah Anda apa pengertian aljabar (algebra)? Menurut Wikipedia, aljabar (algebra) berasal dari Bahasa Arab "al-jabr" yang artinya "hubungan" atau "penyelesaian". Jadi, aljabar merupakan cabang ilmu matematika yang mempelajari hubungan dan penyelesaian suatu masalah dengan menggunakan huruf-huruf tertentu. Penemu aljabar merupakan ilmuwan muslim yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi.









